Terpaksa Menjual Diri Demi Membiayai Hidup Sebatang Kara

Terpaksa Menjual Diri Demi Membiayai Hidup Sebatang Kara

Terpaksa Menjual Diri Demi Membiayai Hidup Sebatang Kara – Namaku Heni, aku adalah seorang anak tunggal di sebuah desa terpencil, ayahku hanya seorang kuli bagunan yang kerjanya mocok-mocok, dan ibuku sendiri merupakan ibu rumah tangga pada dasarnya. Melihat kesusahan dalam keluargaku, Aku memutuskan untuk mencari pekerjaan di Kota yang lebih besar, akan tetapi kerja yang kudapat hanyalah seorang pegawai butik yang mempunyai Gaji hanya tak seberapa, Untuk membiayai hidupku sendiri di kota besar saja sudah pas-pas an, apalagi aku mempunyai tanggung jawab untuk membantu biaya orangtua di Desa.

Sepintas di pikiranku, Ingin mencari penghasilan tambahan. Singkat cerita, Kemarin malam aku tiba-tiba mendapat chatting dari seorang lelaki yang mengaku mendapatkan nomorku dari temannya, akhirnya kami pun berkenalan dan terjadilah perbincangan dan diketahui ia bernama Dedi dan seorang duda beranak 1 namun anaknya tak ikut denganya. Isterinya meminta cerai dengan alasan tidak begitu jelas, namun ia terima semua kenyataan tersebut dan kini tinggal sendiri dirumahnya.

Malam itu kami bercerita cukup panjang dan akhirnya melakukan videocall untuk saling mengenal lebih jauh, akhirnya kulihat dirinya yang lumayan tampan dan berwibawa. Namun aku lupa kalau saat itu aku tengah bugil. Payudaraku pun terlihat,namun memekku tertutup selimut. Aku tak menyadarinya sampai akhirnya ia berkata “Mba teteknya besar juga ya buat aku ngaceng”. Aku terkejut dan langsung mematikan teleponnya.

Terpaksa Menjual Diri Demi Membiayai Hidup Sebatang Kara

Tidak lama dia chat aku kembali dan mengirim foto kontolnya, isi chatnya mengatakan bahwa aku sudah membuatnya ngaceng dan memintaku kembali membuat kontolnya tertidur. Aku dengan berani mengatakan “Yauda kesini aja kebetulan aku juga sedang sendirian di Kost. Dia langsung Meminta alamatku dan tak lama ia mengatakan sudah sampai di depan rumahku menggunakan motor. Aku sangat terkejut saat itu, namun perlahan aku menyuruhnya masuk dan tidak sampai diketahui oleh para tetangga.

Baru sampai di kamarku, dia langsung mempelorotkan celananya dan wah kontolnya masih tegang. Aku pura-pura menuju kasur dan tiduran, ia langsung melepaskan pakaiannya dan langsung menyodorkan kontolnya kemulutku. Akupun menjilat dan menghisap kontolnya tanpa rasa malu dan ia mulai meraba payudara dan memekku ia colok dengan jarinya dan akupun turut mendesah kenikmatan.

Tak lama ia memintaku menungging, dan dimasukkan kontolnya ke memekku saat itu tanpa basa basi. Rupanya ia sangat agresif membuatku terbuai dalam nafsu untuk meladeninya. Ia menggoyangku sangat cepat sekali sehingga seluruh kasurku ikut bergoyang. Ia cabut kontolnya dan memintaku telentang dan dilanjutkan dengan gaya berbeda untuk mengentotiku. Sambil menggoyangku ia menciumku dan menjilat payudaraku sambil sedikit-sedikit menggigit putingku.

Sepertinya ia sudah lama tak mengentoti wanita karena ia sungguh bergairah dan sungguh buas. Aku menikmatinya sampai akhirnya ia mengeluarkan sperma ke memeku. Aku sedikit takut spermanya akan menjadikannya anak di rahimku namun ia berjanji akan menikahiku apabila aku hamil. Setelah Kejadian itu, dia juga sering mengirimkan duit kepadaku, tak pernah terlintas dalam pikiran, dia mau membiayai kehidupanku di Kota besar. Dari malam itu, dia begitu sering singgah ke Kos ku dan mengajakku keluar jalan-jalan.

Terpaksa Menjual Diri Demi Membiayai Hidup Sebatang Kara

POKER ONLINE | BANDARQ | DOMINO QQ ONLINEJUDI BOLA ONLINE

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*